Daerah

Komite SMKN 1 Tilatang Kamang dan Dunia pendidikan Berduka Atas Kepergian Almarhum Pantjar Alam Surya

Tilatang Kamang, BDI – Pantjar Alam Surya guru merupakan salah satu guri mata pelajaran Tekhnik di SMKN 1 Tilatang Kamang menghembuskan napasnya yang terakhir dan meninggalkan dunia fana menuju alam Barzah dengan tenang pada Senin, pukul : 18:30 Wib tepatnya 15 September 2025, dalam usia 55 tahun. Almarhum dikenal sebagai guru teladan yang mendedikasikan hidupnya untuk mencerdaskan anak bangsa.

​Almarhum Pantjar sapaan akrabnya, telah mengabdi sebagai pendidik selama hampir 3 dekade. Dedikasi dan ketulusannya dalam mengajar membuat beliau dicintai oleh para siswa dan rekan sejawat.

​”Beliau adalah sosok guru yang inspiratif. Cara mengajarnya tidak membosankan dan selalu berhasil membuat kami mencintai almarhum,” tutur Akma Raka pengurus OSIS yang jurusannya Jurusan TKR

“Selain itu, Pak Pantjar selalu sabar membimbing kami, tidak hanya dalam pelajaran, tapi juga dalam hal moral dan etika.” ujar lucy Renata, Jurusan TKJ, menambahkan.

Sejumlah pengurus komite turut melayat terlihat sedih mendalam seperti, Bendahara (Sri), Mak Yur, Heryzal, Yasmi, Raimon piliang, Fauzi, Yotrisno, dan Deva hadir memberikan penghormatan terakhir dan doa

Hadirnya komite sekaligus menyampaikan duka cita yang amat dalam dihadapan keluarga atas kepergian almarhum yang sangat ramah tamah serta amat dicintai oleh muridnya maupun sejawat sehingga menjadi pukulan berat bagi komite SMKN 1 Tilatang Kamang.

“Semoga almarhum mendapatkan tempat yang layak di sisi allah subhanahu wa ta’ala dan keluarga yang ditinggalkan tabah dan sabar serta ikhlas menerima ujian” Ketua Komite, Fauzi menutur dihadapan keluarga dan pelayat lainnya

Baca Juga  Aksi Solidaritas Komunitas Ojol dan Mahasiswa Bukittinggi, Kapolresta Puji Peserta Aksi

​Kepala Sekolah SMAN 1 Tilatang Kamang Salim, mengungkapkan rasa kehilangannya. “Kami sangat kehilangan sosok guru yang luar biasa. Pak Pantjar bukan hanya seorang pendidik, melainkan juga panutan bagi kami semua,” tuturnya penuh sedih.

​Kepergian Pak Pantjar meninggalkan duka mendalam bagi seluruh keluarga besar SMKN 1 Tilatang Kamang para alumni, dan juga dunia pendidikan, menutup wawancara.

Almarhum dimakamkan di tempat pemakaman keluarga istrinya di Jorong Balai panjang Nagari Gadut Kecamatan Tilatang Kamang, Agam dengan diringi isak tangis penuh haru dan memilukan dari keluarga dan rekannya pada Selasa siang Semoga amal ibadah beliau diterima di sisi-Nya.

Salah satu warga turut merasakan kesedihan yang mendalam karena almarhum orangnya sangat ramah dan sopan serta berjiwa sosial.

“Semoga kontribusi dan dedikasi almarhum dalam dunia pendidikan menjadi inspirasi yang menggerakan dan amal jariah, amin” tutur warga penuh haru

(YAMAN)