Daerah

Kadis KopUKM Agam, Dorong Koperasi Merah Putih Tentukan Pola Usaha Sendiri Berlandaskan Analisis Mendalam

​Tilatang Kamang, BDI – Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KopUKM) Kabupaten Agam, Endrimelson, memberikan arahan tegas namun persuasif kepada pengurus Koperasi Merah Putih. Ia mendorong percepatan inisiasi usaha dan memberikan keleluasaan penuh bagi koperasi untuk memilih pola bisnis, baik melalui kerja sama pengadaan barang dan jasa dengan pihak lain maupun dengan sistem swakelola.

​Arahan ini disampaikan Endrimelson saat bertemu dengan pengurus Koperasi Merah Putih di Kantor Nagari Gadut, Kecamatan Tilatang Kamang, pada Selasa (14 Oktober 2025).

​Menurut Endrimelson, kunci sukses koperasi adalah fokus pada langkah yang memberikan dampak cepat dan meyakinkan. Ia mengingatkan, meskipun kegiatan usaha tergolong kecil, jalannya harus “kencang” dan memberikan pengaruh signifikan pada orientasi bisnis koperasi serta alternatif lainnya.

​”Kegiatan rintisan wajib dilakukan analisa usaha mendalam dalam melihat peluang dan kesempatan, karena kita bukan hanya bekerja, melainkan juga harus mendapatkan orientasi profit,” tegas Endrimelson.

Ia menekankan, penting untuk memilih kegiatan yang paling realistis dan berdampak nyata. “Jangan nilainya besar, namun tidak memberikan dampak pada filosofi dagang,” ujarnya.

​Ia mencontohkan, keberadaan Dapur MBG dapat menjadi peluang besar bagi Koperasi Merah Putih. Koperasi dapat berperan sebagai distributor untuk menyalurkan bahan pangan dengan harga bersaing, sambil tetap menjaga kualitas produk.

​Selain itu, Kadis KopUKM ini juga mendorong terciptanya kerja sama yang kuat, tulus, dan ikhlas dalam memberdayakan Koperasi Merah Putih, dengan harapan koperasi tersebut dapat menjadi contoh dan pioner bagi koperasi-koperasi lain di Kabupaten Agam.

Baca Juga  MTQ Nasional Sumbar: Tafsir Al-Qur’an Bahasa Inggris dan Arab Jadi Sorotan

​Wali Nagari Gadut turut menyampaikan dukungan, menekankan pentingnya Koperasi Merah Putih mempelajari peran sebagai distributor.

“Dalam usaha Koperasi Merah Putih, perlu dipersiapkan penyusunan rencana dan legalitas, pembentukan struktur dan sumber daya manusia, serta penentuan jenis usaha yang akan dijalankan, yang semuanya diperkuat melalui musyawarah,” tutur Walinagari.

​Menanggapi arahan Kadis KopUKM, Ketua Koperasi Merah Putih, Yan Ridwan Putra, SE, Datuk Nan Gadang, menyampaikan apresiasinya atas semangat dan motivasi yang diberikan.

​”Kita sudah mengambil langkah dan sedang dalam proses untuk bekerja sama dengan pihak lain seperti pengadaan pupuk, gas, termasuk sembako. Hal ini sangat sejalan dengan yang disampaikan Pak Kadis,” ujar YRP Dt. Nan Gadang SE.

Yan Ridwan Putra, SE, Datuk Nan Gadang menegaskan komitmen pengurus untuk melakukan analisis menyeluruh sebelum mengambil langkah konkret dalam memulai setiap usaha, sesuai arahan dinas.

​Dalam sesi dialog, Sekretaris Koperasi Merah Putih, Khairiyanti, menyampaikan berbagai hal teknis, termasuk perihal pengisian aplikasi dan pengembangan kegiatan usaha.

Kadis Endrimelson menjelaskan bahwa aplikasi tersebut berfungsi sebagai jembatan komunikasi utama dengan kementerian untuk berbagai kegiatan dan pelaporan.

​Di akhir pertemuan, Sertu Mustari, Babinsa Nagari Gadut, turut hadir dan menanyakan kejelasan lokasi untuk pembangunan Sekretariat Koperasi.

Walinagari Gadut merespons bahwa pihaknya akan berupaya maksimal untuk memastikan kejelasan lokasi dalam dua hari ke depan, mengingat untuk sementara sekretariat masih menumpang di samping koperasi BUMNag.

Baca Juga  FKPPI Rutin Adakan Giat Senam Sehat di Lapangan Kantin

​(MYLubis)