Kapolsek Tilatang Kamang : Dengan Milad Santri Ke-11, Kobarkan Semangat sebagai Garda Terdepan Dalam Akhlak dan NKRI
Tilatang Kamang, BDI – Menyambut hari bersejarah ini, Kapolsek Tilatang Kamang, Iptu Riko Kurniawan, S.H., secara khusus menyampaikan pesan yang menguatkan kepada generasi muda. Pesan ini menyoroti peran strategis dan esensial santri dalam membangun pondasi moral dan intelektual Indonesia.
Pesan tersebut disampaikan Iptu Riko Kurniawan saat menerima kunjungan dan berdialog di ruang kerjanya, Rabu (22/10/2025).
Iptu Riko Kurniawan, S.H. menyampaikan “Semoga dengan Mikad ke-11, Setiap Santri Menjadi Teladan dalam Akhlak dan Pengabdian untuk Indonesia.”
Dalam dialognya, beliau dengan tegas menegaskan bahwa santri adalah pilar moral dan intelektual bangsa yang tak tergantikan.

“Selamat Hari Santri Nasional 2025! Ini adalah hari kebanggaan kita bersama. Semoga semangat juang para santri terus menyala untuk Indonesia,” ujar Kapolsek dengan penuh semangat.
Kapolsek Tilatang Kamang kemudian menarik benang merah sejarah, menekankan bahwa semangat juang yang diwarisi dari Resolusi Jihad para ulama dan santri terdahulu harus diterjemahkan ke dalam kontribusi nyata di era modern.
Menurutnya, semangat Resolusi Jihad bukan hanya tentang mempertahankan kedaulatan di medan perang, tetapi juga tentang mengisi kemerdekaan dengan karya positif dan dedikasi tinggi dalam segala bidang kehidupan.
Iptu Riko Kurniawan, S.H lebih lanjut menyoroti aspek moral dan sosial.
Beliau menaruh harapan besar agar nilai-nilai luhur yang ditempa di pesantren menjadi cerminan nyata dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari.
“Kita berharap dan berdoa, semoga setiap santri menjadi teladan dalam akhlak dan pengabdian,” tandasnya.
Beliau merinci bahwa keteladanan santri harus mencakup kesederhanaan, kejujuran, disiplin, serta keaktifan dalam menjaga Keamanan, Ketertiban, dan Kedamaian Masyarakat (Kamtibmas).
“Akhlak yang mulia adalah benteng terkuat bangsa. Dengan fondasi akhlak yang kokoh, santri akan menjadi agen perubahan positif di segala lini kehidupan,” pungkas Iptu Riko.
Kapolsek Tilatang Kamang tersebut menutup pesannya dengan harapan tulus agar kaum santri terus memposisikan diri sebagai garda terdepan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan menolak segala bentuk paham yang berpotensi memecah belah persatuan. (YamanLBS)




