Peduli Bencana Sumatera, Arkato Kirimkan 3 Alat Berat Untuk Bantu Penanganan
Lubuk Basung, BDI – Bencana alam yang melanda Sumatera khususnya Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat telah merenggut nyawa banyak orang. Data Minggu 8 Desember 2025 menunjukkan bahwa jumlah korban jiwa mencapai 916 tewas dan 274 lainnya dinyatakan masih hilang.
PT Arkato yang merupakan milik perantau Minang asal Lubuk Basung Muhammad Kasmir menunjukkan kepeduliannya dengan mengirimkan bantuan berupa 3 alat berat untuk penangan bencana khususnya di Sumatera Barat.
Muhammad Kasmir menyampaikan 3 alat berat yang dikirimkan tersebut berupa 2 unit Excavator Komatsu PC 200 dan 1 unit Back Hoe Loader JCB 3 CX.

“Alat telah dikirimkan dari Jakarta pada Senin 8 Desember 2025 menuju lokasi bencana di Kabupaten Agam. Menggunakan trado (trailer) khusus alat berat” ujar M. Kasmir 08/12/2025.
Pengiriman alat berat ini sebelumnya sempat terkendala karena sulit mendapatkan trado untuk mengirimkan alat.
“Entah pertimbangan cuaca atau hal lainnya, kita juga tidak tahu. Tapi Alhamdulillah trado sudah kita dapatkan sehingga alat berat kita sudah bisa dikirim” lanjutnya.
Sementara itu M. Kasmir juga menjelaskan untuk daerah operasional alat berat akan dikerahkan 2 unit Excavator Komatsu PC 200 akan diturunkan untuk membantu di daerah Palembayan. Sementara 1 unit Back Hoe Loader JCB 3 CX akan ditugaskan di Pasa Rabaa Maninjau.

“Bantuan alat berat ini tidak hanya sampai disitu, untuk operasional seperti gaji operator, servis dan uang makan operator langsung kami yang menanggungnya. Sedangkan untuk BBM ditanggung oleh Pemkab Agam” tambah Kasmir.
“Semoga bantuan alat ini dapat bermanfaat bagi daerah dalam menangani dampak bencana” tutur Kasmir.
“Sebagai pribadi dan keluarga besar Arkato, kami mengucapkan turut berduka cita atas bencana yang menimpa saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Semoga seluruh korban yang meninggal ditempatkan ditempat yang terbaik di sisi Tuhan yang Maha Kuasa. Dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi bencana ini. Dan semoga kita semua bisa segera bangkit dari keterpurukan ini” tutup M. Kasmir. (Angah)




