Daerah

Pemko Bukittinggi Salurkan Bantuan Sosial APBD Senilai Rp 267 Juta Bagi Kelompok Rentan

BUKITTINGGI, BDI – Pemerintah Kota Bukittinggi menyalurkan berbagai bantuan sosial bagi masyarakat rentan dalam acara yang digelar di GOR Bermawi, Selasa (23/12/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kota (HJK) ke-241, Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN), dan momentum Hari Ibu.

Komitmen Kesejahteraan dan Kemandirian

Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, S.T.P., yang hadir mewakili Wali Kota, menyampaikan bahwa total bantuan yang disalurkan mencapai Rp 267.393.000,- yang bersumber dari APBD Kota Bukittinggi. Bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan sosial serta meringankan beban ekonomi keluarga kurang mampu, disabilitas, dan lansia.

“Pemerintah hadir untuk memperkuat kemandirian masyarakat. Namun, kami menekankan pentingnya akurasi data. Verifikasi yang lebih tajam akan terus dilakukan. Jika ditemukan penerima bantuan yang sudah mampu atau melanggar ketentuan, seperti terindikasi judi online, maka bantuan tersebut akan dihentikan dan dikembalikan ke kas negara,” ujar Ibnu Asis. Ia juga menghimbau warga untuk waspada terhadap cuaca ekstrem belakangan ini.

Arahan Ketua LKKS Terkait Pola Asuh dan Integritas

Ketua LKKS Kota Bukittinggi, Ny. Yessi Ramlan Nurmatias, dalam sambutannya mengajak masyarakat memaknai Hari Ibu dengan meningkatkan kualitas pengasuhan anak. Menurutnya, mendidik generasi Gen Z menuju Indonesia Emas 2045 memerlukan pola asuh yang tepat sesuai usia anak.

Terkait bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP), Ny. Yessi berpesan agar bantuan tersebut benar-benar digunakan untuk meningkatkan ekonomi keluarga. Ia juga mengingatkan agar masyarakat menjauhi judi online. “Penerima yang terjerumus judi online tidak patut menerima bantuan, dan bantuannya harus diputuskan karena hal ini merusak tujuan dari program kesejahteraan kita,” tegasnya.

Baca Juga  Jalan Muhammad Kasmir, Niat Bangun Mesjid Yang Dialihkan

Laporan Teknis Penyaluran

Plt. Kepala Dinas Sosial Kota Bukittinggi, Drs. Johnni, melaporkan bahwa penerima manfaat adalah warga yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTKS) pada Desil 1-4 yang tersebar di 3 kecamatan.

Rincian bantuan yang diserahkan meliputi:

170 Paket Sembako: Berisi beras 20kg, minyak goreng, sarden, kacang hijau, dan gula pasir.

24 Unit Kursi Roda: Untuk penyandang disabilitas dan lansia terlantar di luar panti.

27 Paket Alat Usaha (UEP): Berupa kompor gas, dandang, dan blender untuk menunjang usaha warga.

Di akhir acara, Pemko Bukittinggi menyerahkan atribut berupa jas dan rompi kepada 135 Pekerja Sosial Masyarakat (PSM). Penyerahan ini bertujuan untuk memperkuat peran PSM dalam melakukan pengawasan dan pendataan sosial di lapangan agar program pemerintah semakin tepat sasaran di masa mendatang. (Toepan)