Daerah

Pengurus PPSI Bukittinggi Terbentuk, Siap Menggairahkan Silat Tradisional Kota Bukittinggi

Bukittinggi, BDI – Pengurus Persatuan Pencak Silat Indonesia Kota Bukittinggi resmi terbentuk. Hal ini tertuang dalam SK Kepengurusan yang dikeluarkan oleh DPW PPSI Sumatera Barat nomor 12/SK/DPW-PPSI/SB/IX/2025 tertanggal 1 September 2025. Hal ini disampaikan oleh Ketua PPSI Bukittinggi M. Ifra Fauzan St. Kabasaran kepada BDI Selasa 2 September 2025.

Dijelaskan oleh Fauzan PPSI ini kedudukannya sama seperti IPSI. PPSI berdampingan dengan IPSI dalam pencak silat. PPSI membidangi khusus silat tradisional dan bernaung dibawah KORMI (Komite Olahraga Masyarakat Indonesia). Sementara IPSI berada didalam Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan mengurus pencak silat prestasi.

“Jadi PPSI ini khusus bergerak dibidang silat tradisional. Berbeda dengan IPSI yang membidangi silat prestasi” jelas Fauzan.

 

PPSI sendiri merupakan wadah berhimpunnya berbagai macam aliran silat tradisional. Ini merupakan warisan budaya yang sudah turun temurun diwariskan oleh nenek moyang kita dan harus kita lestarikan agar dapat terus berkembang hingga ke anak cucu nantinya.

“PPSI tidak hanya menghimpun dan mendata aliran silat tradisional, tetapi kami juga bertugas untuk terus menggairahkan, mengembangkan serta melestarikan berbagai macam silat tradisional terkhusus kota Bukittinggi. Di Bukittinggi terdapat banyak sekali aliran silat tradisional yang selama ini terus diajarkan walaupun kurang terdengar ke publik” lanjut Fauzan.

logo ppsi

“Saya mendapatkan mandat untuk menjadi ketua PPSI kota Bukittinggi dengan SK yang telah diterbitkan kemarin tanggal 1 September 2025. Susunan kepengurusan juga telah kami bentuk. Beberapa orang juga berasal dari pengurus IPSI dan ada juga dari kalangan Tuo Silek kota Bukittinggi. Insya Allah beberapa hari kedepan kami akan mengadakan pertemuan semua pengurus untuk membahas banyak hal seperti terkait dengan acara pelantikan dan banyak program-program yang harus kami jalankan” tutup Fauzan. (Angah)