Daerah

Gantung Diri, Laki-Laki Usia 38 Tahun Meninggalkan Dua Putri Masih Kecil

Tilatang Kamang, BDI – Seperti embun yang perlahan turun menjelang kegelapan senja, sebuah kesedihan mendalam menyelimuti Jorong Koto Panjang Hilia Nagari Kapau pada Kamis (18 Juni 2026). Pada pukul 18.15 WIB, Utari Maharani menemukan kakak kandungnya, TD (38 tahun), seorang pekerja swasta, dalam kondisi yang membuat hatinya terasa seolah terjepit.

“Ketika melihat kakak saya, saya langsung berteriak meminta tolong,” ujar Maharani, yang masih terkejut dengan apa yang dilihatnya. Badan Tio masih terasa hangat, membangkitkan harapan bahwa dia masih bisa diselamatkan. Tanpa ragu, keluarga dan warga sekitar segera berbondong-bondong membawanya ke Puskesmas Pakan Kamis, Kecamatan Tilatang Kamang, dengan langkah cepat yang dipacu harapan.

Namun, harapan itu seperti kabut yang menghilang ketika tiba di puskesmas. Elvi, salah satu anggota tim medis, mengungkapkan bahwa TD telah dinyatakan tidak bernyawa. Kisah yang lebih menyakitkan adalah, hanya satu setengah jam sebelumnya – sekitar pukul 17.00 WIB – TD masih terlihat sehat dan aktif, sedang mengepak dan memberikan merek pada tempe dagangannya.

Arius, Kepala Jorong setempat, menjelaskan bahwa ibu TD bahkan sempat menyaksikan putranya bekerja sebelum pergi ke pasar, tidak menyadari bahwa kejadian tak terduga akan menimpa keluarganya. Ketika tiba di puskesmas, ibu kandung TD terlihat sangat terpukul, dengan isak tangis pedih yang tidak tertekan meskipun kerabat berusaha menghibur.

Baca Juga  Jelang Akhir Masa Jabatan, Kapolres Bukittinggi Terima Penghargaan dari LEPRID dan Kemenparekraf

Setelah menerima laporan dari masyarakat, Kapolsek AKP Saherman SH beserta jajarannya langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian.

“Kita langsung turun ke TKP untuk melakukan pengamanan dan penyelidikan,” tegasnya.

Junaidi, Sekretaris Nagari Kapau, juga menyatakan kesedihan dan keprihatinan mendalam terhadap yang terjadi.

Semua orang yang dikonfirmasi menyampaikan perasaan yang sama: kesedihan mendalam karena TD meninggalkan dua putri yang masih kecil, yang nantinya akan selalu merindukannya.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua betapa pentingnya untuk selalu memperhatikan kondisi emosional orang di sekitar kita.

Bagi siapa pun yang sedang mengalami kesulitan hati atau pemikiran yang mengkhawatirkan, jangan ragu untuk mencari bantuan. Hubungi orang yang dipercaya – keluarga, teman, atau profesional kesehatan mental. Anda tidak sendirian, dan bantuan selalu tersedia.

(YamanLbs)